Sumber gambar : https://www.itworks.id/17501/fortinet-bantu-maksimal-keamanan-jaringan-nirkabel.html
Sebelum membahas perbedaan model keamanan jaringan
wireless. Terlebih dahulu kita membahas pengertian jaringan wireless .
Jaringan nirkabel (wireless
network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem
komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk
jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai
alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini
erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik
komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini
meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem
yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel,
seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Berikut perbedaan
dari WEP,WPA,WPA2,HOSTPOT Login
WEP.
WEP Wired
Equivalent Privacy . merupakan standart keamanan & enkripsi pertama yang
digunakan pada wireless. Sehingga security untuk wireless yang agak lama, Jenis
security ini mudah untuk dicrack atau di sadap orang luar. Pada model jaringan
ini sistem keamanannya lemah, karena algoritma RC4 yang digunakan dapat
dipecahkan.WEP menggunakan kunci yang bersifat statis.
WEP terdiri
dari dua tingkatan yakni kunci 64 bit, dan 128 bit. Sebenarnya kunci rahasia
pada kunci WEP 64 bit hanya 40 bit, sedang 24bit merupakan Inisialisasi Vektor
(IV). Demikian juga pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.
WEP ini
dapat digunakan untuk verifikasi identitas pada authenticating station. WEP
juga dapat digunakan untuk data encryption.
Kelebihan WEP
· User tidak melakukan perubahan setting apapun, semua serba otomatis, dan saat pertama kali hendak browsing, user akan diminta untuk memasukkan Username dan password
kekurangan
WEP
· Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
· WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
· Masalah initialization vector (IV) WEP
· Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)
Meskipun sistem
keamanan yang lemah. Namun WEP dipilih karena telah memenuhi standar dari
802.11 yakni :
Exportable, Reasonably strong, Self-Synchronizing, Computationally Efficient, Optional.
WPA
WPA (Wi-Fi Protected Access) adalah suatu
sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metode
pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yang
sebelumnya, yaitu WEP.
Teknik WPA didesain menggantikan
metode keamanan WEP, yang menggunakan kunci keamanan statik, dengan menggunakan
TKIP (Temporal Key Integrity Protocol) yang mampu berubahsecara dinamis.
WPA masih
bisa dicrack atau disadap, tetapi mengambil masa lebih lama dari WEP. Panjang
key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau
ASCII(seperti biasa).
Pengamanan
jaringan nirkabel dengan metoda WPA ini, dapat ditandai dengan minimal ada tiga
pilihan yang harus diisi administrator jaringan agar jaringan dapat beroperasi
pada mode WPA ini. Ketiga menu yang harus diisi tersebut adalah:
- Server
Komputer
server yang dituju oleh akses point yang akan memberi otontikasi kepada client.
beberapa perangkat lunak yang biasa digunakan antara lain freeRADIUS,
openRADIUS dan lain-lain.
- Port
Nomor port
yang digunakan adalah 1812.
- Shared
Secret
Shared
Secret adalah kunci yang akan dibagikan ke komputer dan juga kepada client
secara transparant.
Setelah
komputer diinstall perangkat lunak autentikasi seperti freeRADIUS, maka
sertifikat yang dari server akan dibagikan kepada client.
Untuk
menggunakan Radius server bisa juga dengan tanpa menginstall perangkat lunak di
sisi komputer client. Cara yang di gunakan adalah Web Authentication dimana
User akan diarahkan ke halaman Login terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan
Jaringan Wireless. Dan Server yang menangani autentikasi adalah Radius server.
Kelebihan
WPA
· Meningkatkan enkripsi data dengan teknik Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). enkripsi yang digunakan masih sama dengan WEP yaitu RC4, karena pada dasarnya WPA ini merupakan perbaikan dari WEP dan bukan suatu level keamanan yang benar – benar baru, walaupun beberapa device ada yang sudah mendukung enkripsi AES yaitu enkripsi dengan keamanan yang paling tinggi.
Kekurangan WPA
· Pada proses kalkulasi enkripsi/dekripsi yang lebih lama dan data overhead yang lebih besar. Dengan kata lain, proses transmisi data akan menjadi lebih lambat dibandingkan bila Anda menggunakan protokol WEP Belum semua wireless mendukung, biasanya butuh upgrade firmware, driver atau bahkan menggunakan software tertentu.
WPA2
WPA2 adalah sertifikasi produk yang tersedia
melalui Wi-Fi Alliance. WPA2 Sertifikasi hanya menyatakan bahwa peralatan
nirkabel yang kompatibel dengan standar IEEE 802.11i. WPA2 sertifikasi produk
yang secara resmi menggantikan wired equivalent privacy (WEP) dan fitur
keamanan lain yang asli standar IEEE 802.11. WPA2 tujuan dari sertifikasi
adalah untuk mendukung wajib tambahan fitur keamanan standar IEEE 802.11i yang
tidak sudah termasuk untuk produk-produk yang mendukung WPA.
WPA2 merupakan Level keamanan yang
paling tinggi. Enkripsi utama yang digunakan pada WPA2 ini yaitu enkripsi
AES. AES mempunyai kerumitan yang lebih
tinggi daripada RC4 pada WEP sehingga para vendor tidak sekedar upgrade
firmware seperti dari WEP ke WPA. Untuk menggunakan WPA2 diperlukan hardware baru yang mampu
bekerja dengan lebih cepat dan mendukung perhitungan yang dilakukan oleh WPA2.
Kelebihan WPA2
· Access point dapat dijalankan dengan mode WPA tanpa menggunakan bantuan komputer lain sebagai server
· Cara mengkonfigurasikannya juga cukup sederhana.
Kekurangan WPA2
· ketika sebuah client melakukan koneksi ke AP dimana terjadinya proses handshake, kita bisa melakukan Bruto Force yang akan mencoba satu persatu password yang ada dengan didapatkan dari proses handshake. Melakukan Bruto Force adalah melakukan dengan mengunakan dictionary file yang artinya kita harus mempunyai file berisi passpharase yang akan di coba satu persatu dengan paket handshake untuk mencari keys yg digunakan tersebut.
Hostpot
Login
Hotspot
adalah lokasi fisik dimana orang dapat mendapatkan akses Internet, biasanya
menggunakan teknologi Wi-Fi, melalui jaringan area lokal nirkabel (Wireless
Local Area Network, disingkat WLAN) menggunakan router yang terhubung ke
penyedia layanan internet (Internet Service Provider, disingkat ISP).
Kelemahan hostpot
Login
· Kelemahan Wi-Fi yang utama adalah mudahnya dihacking oleh para hacker untuk mencuri password pengguna wi-fi.
· Kekurangan yang lain adalah tidak tahan terhadap serangan flooding.
· Kekurangan ini dapat diminimalisir dengan menerapkan keamanan jaringan yang baik.
Kelebihan hostpot
login
·
Mudah
diakses
·
Tinnginya
minat masyarakat
Mac Address
Filtering
Mac Address
adalah kombinasi nomor unik pada piranti adapter seperti NIC dan WLAN (Wireless
LAN). Jadi setiap adapter mempunyai nomor yang pasti berbeda dengan adapater
lainnya. Kalau di HP dikenal dengan istilah IMEE. Sedangkan Mac Address
Filtering digunakan untuk membatasi user dengan memanfaatkan keunikan nomor
adapter MAC (Media Access Control ) Address.
Kelebihan Mac
Address Filtering
·
Dapat
Menyeleksi Komputer / Laptop mana yang boleh masuk kedalam jaringan berdasarkan
MAC Address nya.
·
Metode
ini digunakan untuk membatasi hak akses dari MAC Address yang bersangkutan.
·
Alamat
MAC Address harus didaftar dulu agar bisa terhubung dengan jaringan sehingga
memperkecil hal-hal yang tidak diinginkan oleh yang tidak bersangutan.
Kelemahan Mac
Address Filtering
·
MAC
Address bisa diketahui dengan software “KISMAC”
·
Apabila
MAC Address sudah diketahui, bisa ditiru dan tidak konflik walau ada
banyak MAC Address yang sama yang
terkoneksi dalam satu Access Point.
Daftar
pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_nirkabel
https://admedurocket.wordpress.com/perbedaan-model-keamanan-jaringan-wireless/
http://dianahasanahh.blogspot.com/2019/03/perbedaan-model-keamanan-jaringan.html
http://wibowoblotymama04.blogspot.com/2018/09/perbedaan-model-keamanan-jaringan.html

Komentar
Posting Komentar